oplus_33

Mahasiswa IAI Rawa Aopa Apresiasi Langka Strategis Bupati Irham Kalenggo, dalam Mewujudkan Pembangunan Merata

Konsel-Sebagai orang nomor satu Konawe Selatan, Bupati Irham Kalenggo terus melakukan inovasi dan menunjukan komitmennya guna mensejahterahkan masyarakat Konsel baik dari sektor pembangunan maupun dari sektor pertanian,perkebunan. Salah satu langkah konkret yang dinilai inovatif adalah pelaksanaan kaji banding ke Kediri,Jawa Timur, yang berfokus pada perkembangan penanaman buah alpukat dalam pot (tabulampot). Tentuh program ini memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan,pemberdayaan masyarakat, serta optimalisasi pemanfaatan lahan terbatas, baik di kawasan perkotaan maupun pedesaan.

Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa memberikan apresiasi atas langkah strategis yang diambil oleh Bupati Konawe Selatan dalam upaya mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di wilayahnya.

Demikian disampaikan salah satu Mahasiswa IAI Rawa Aopa Yusdar yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan Hukum Tata Negara (HMJ-HTN). Bahwa inisiatif Bupati Irham Kalenggo mencerminkan kepemimpinan yang adaptif dan visioner, dengan mengadopsi praktik-praktik baik dari daerah lain untuk diterapakan sesuai dengan kondisi lokal, Jumat (05/06/2026).

“Langkah kaji banding ini menunjukan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mencari solusi inovatif guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penanaman alpukat dalam pot bukan hanya bernilai ekonomis,tetapi juga mendukung aspek ekologis dan estetika linkungan,” ujarnya.

Yusdar menilai bahwa program ini dapat menjadi bagian dari langkah strategi pembangunan daerah berbasis komunitas, dimana masyarakat dapat dilibatkan secara aktif dalam proses produksi dan pemeliharaan tanaman,sehingga membuka peluang usaha baru serta meningkatkan pendapatan keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Lebih lanjut,bang yus akrap disafa mendorong dan memberikan suport agar hasil kaji banding tersebut dapat segera diimplementasikan melalui program-program terencana, jika perluh Pemkab Konsel mempasilitasi melalui pelatihan teknis bagi masyarakat mulai dari penyedian bibit unggul serta dukungan infrastruktur pendukung lainnya.

Dengan langkah-langkah strategis seperti ini, tentuh diharapkan pembanguna di Konawe Selatan dapat berlangsung lebih merata, inklusif, dan berkelanjutan serta mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

untuk itu Institut Agama Islam Rawa Aopa merupakan organisasi yang berkomitmen dan mendukung pembangunan daerah berkelanjutan, berwawasan lingkungan yang berorientasi pada kemaslahatan maupun kepentingan masyarakat luas,” tutupnya.

Laporan:MC IAI-RA

 

Pembelajaran di IAI Rawa Aopa Berjalan Lancar, Mahasiswa Antusias Ikuti Pembelajaran Modern

Konawe Selatan — Pelaksanaan perkuliahan sistem hybrid di Institut Agama Islam Rawa Aopa berjalan lancar dan mendapat respon positif dari mahasiswa maupun tenaga pengajar. Sistem pembelajaran yang menggabungkan tatap muka langsung dan pembelajaran berani tersebut dinilai mampu memberikan kesejahteraan serta meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar.

Sejak diterapkan pada semester berjalan, pihak kampus terus melakukan penyesuaian fasilitas dan metode pembelajaran agar mahasiswa yang mengikuti perkuliahan secara online maupun offline tetap memperoleh materi secara maksimal. Dosen juga memanfaatkan berbagai platform digital untuk mendukung interaksi akademik selama proses perkuliahan berlangsung.
Suasana perkuliahan terlihat kondusif dengan partisipasi aktif siswa dalam setiap sesi pembelajaran. Selain mempermudah akses pendidikan, sistem hybrid juga dianggap mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi di dunia pendidikan tinggi.

Salah satu Pengelola Kelas hybrid IAI Rawa Aopa, Suriyansya,S.Sos.I.,MH menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan akademik sejauh ini berjalan tanpa kendala berarti. Menurutnya, kesiapan dosen, mahasiswa, serta dukungan sarana kampus menjadi faktor utama keberhasilan penerapan sistem tersebut.

“Kami bersyukur pelaksanaan kuliah hybrid dapat berjalan dengan baik dan lancar. Ini merupakan bagian dari upaya kampus dalam menghadirkan sistem pembelajaran yang adaptif, modern, dan tetap menjaga kualitas pendidikan. Ke depan, kami akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan agar pelayanan akademik semakin maksimal,” ujar Suriyansya,S.Sos.I.,MH

Pihak kampus berharap sistem pembelajaran hybrid dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kemudahan bagi siswa dalam mengikuti proses perkuliahan di tengah perkembangan era digital yang semakin pesat.

Posbakumadin Konawe Selatan Apresiasi Perkembangan IAI Rawa Aopa

Konawe Selatan-Ketua Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (Posbakumadin) Konawe Selatan, Adv. Muharno, S.H., menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan Institusi Agama Islam (IAI) Rawa Aopa yang dinilai semakin maju dan berkontribusi dalam mencetak generasi penerus bangsa.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Muharno saat ditemui oleh media di sekretariat Posbakumadin yang berlokasi di Kelurahan Ambalodangge, Kecamatan Laeya, pada Kamis (28/05/26).

Dalam keterangannya, ia menilai bahwa kemajuan IAI Rawa Aopa terlihat dari meningkatnya jumlah Mahasiswa/i serta peran aktif institusi dalam pengembangan sumber daya manusia di wilayah Konawe Selatan sangat signifikan.

“Dengan melihat perkembangan IAI Rawa Aopa yang semakin pesat, khususnya dalam menghadirkan Mahasiswa dan mahasiswi sebagai generasi penerus bangsa, tentu hal ini patut mendapat dukungan dari berbagai pihak,” ujar Muharno.

Lebih lanjut, ia juga memberikan dorongan kepada pihak kampus untuk terus mengembangkan kualitas pendidikan, termasuk dengan memperluas program studi, khususnya di bidang hukum pidana dan perdata.

Menurutnya, langkah tersebut sangat relevan dengan kondisi Konawe Selatan yang memiliki kompleksitas permasalahan hukum, terutama terkait konflik agraria yang kerap terjadi di masyarakat.

“Sehingga perlu adanya penguatan kapasitas keilmuan di bidang hukum, baik pidana maupun perdata, mengingat daerah kita memiliki dinamika permasalahan yang cukup kompleks, khususnya dalam konflik agraria. Ini menjadi peluang sekaligus kebutuhan bagi institusi pendidikan seperti IAI Rawa Aopa,” tambahnya.

Walaupun saat ini IAI Rawa Aopa sudah ada program studi jurusan Hukum Tata Negara (HTN).

Muharno berharap ke depan sinergi antara lembaga pendidikan, masyarakat, dan institusi hukum dapat terus terjalin guna menciptakan masyarakat yang sadar hukum serta mampu menyelesaikan persoalan secara adil dan bijaksana.

Oplus_1024

Laporan:Red